Para petugas yang menjadi sorotan itu mengenakan seragam polisi, dilapisi dengan pelindung pada dada, punggung, pundak, tangan dan kaki. Dilengkapi dengan pengaman kepala yang memang terkesan mirip seperti kepunyaan "Robocop".
Media tersebut memuat artikel tersebut dalam judul: Indonesia’s ‘Robocop’ police take to the streets in violent battles with protesters who accuse Jakarta’s governor of ‘insulting the Koran’.
[caption id="" align="alignnone" width="962"]
Polisi Indonesia, dibalut seragam gaya "Robocop", mempersiapkan diri untuk dikirim keluar ke jalan-jalan untuk mengatasi massa[/caption]

"Polisi awalnya menembakkan gas air mata pada demonstran dekat Istana Kepresidenan, sementara api berkobar di dekat monumen nasional," demikian dimuat Daily Mail.
Situs berita Turki, Anadolu Agency, dalam artikel berjudul Trouble flares after Jakarta rally ends in agreement mengungkapkan, polisi menembakkan gas air mata setelah oknum pengunjuk rasa meneriakkan kata "perang" dan "revolusi"."
Sebelumnya, petinggi keamanan di Indonesia memperingatkan potensi demo disusupi kelompok radikal, termasuk ISIS.
Ditemui pada Jumat 4 November pagi, usai menerima kunjungan Menteri Pertahanan Fiji, Menhan RI Ryamizard Ryacudu mengatakan, penyusupan simpatisan ISIS dalam massa demo bisa saja terjadi.
"Tempat aman saja main, apalagi seperti ini, harus diwaspadai," kata Menhan di Kompleks Kementerian Pertahanan, Jakarta, Jumat, 4 November 2016.
Baca Juga
Heboh! Demo 4 November Ricuh, Video Mini Market Dijarah Ini Kumpulan Foto-Fotonya
Kumpulan Foto dan Video Ramainya Demo 4 November
Tidak ada komentar:
Posting Komentar